GPR Klinikum tetap menjadi rumah sakit pendidikan akademis dari Rumah Sakit Universitas Mainz

GPR Klinikum Rüsselsheim akan terus berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan akademis di University Medical Centre Universitas Johannes Gutenberg Mainz. Kerja sama dengan rumah sakit universitas ternama ini secara resmi diperpanjang setelah melalui proses peninjauan yang komprehensif.

Menjelang perpanjangan kontrak, GPR Klinikum menyerahkan dokumen-dokumen terperinci untuk membuktikan bahwa mereka tetap memenuhi sepenuhnya persyaratan kualitas tinggi yang ditetapkan bagi sebuah rumah sakit pendidikan akademis. Setelah melalui pemeriksaan mendalam oleh Dewan Ilmiah Universitas Johannes Gutenberg, GPR Klinikum menerima perpanjangan perjanjian kontrak pada bulan Desember.

Dalam hal ini, GPR Klinikum sekali lagi dapat membuktikan bahwa mereka memiliki tenaga pengajar yang berkualifikasi serta persyaratan struktural dan teknis yang diperlukan. Kriteria yang relevan antara lain mencakup departemen radiologi yang mumpuni, laboratorium pusat yang modern, perpustakaan ilmiah khusus, serta ruang yang sesuai untuk tempat tinggal dan pengajaran para mahasiswa.

Dengan status sebagai Rumah Sakit Pendidikan Akademik, dijamin pula bahwa setiap tahun 36 mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas dapat menyelesaikan Tahun Praktik (PJ) mereka di GPR Klinikum. Tahun Praktik (PJ) merupakan tahap terakhir dari studi kedokteran dan menjadi transisi penting dari pendidikan teoretis di ruang kuliah ke praktik langsung pada pasien. Tahun Praktik dibagi menjadi tiga tahap pendidikan di bidang Ilmu Penyakit Dalam, Bedah, serta satu bidang pilihan dari disiplin ilmu lain. 

Pendidikan calon dokter di GPR Klinikum dikoordinasikan oleh Privatdozent Dr. med. Oliver Koeth, Kepala Dokter Klinik Kedokteran II (Kardiologi), sebagai Penanggung Jawab PJ. Sejak tahun 1976, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mainz telah dipersiapkan secara praktis untuk kehidupan profesional sehari-hari sebagai dokter di GPR Klinikum di Rüsselsheim.

“Tahun Praktik merupakan tahap krusial dalam pendidikan calon dokter. Tujuan kami bukan hanya untuk menanamkan kompetensi teknis kepada mahasiswa, tetapi juga secara bertahap membimbing mereka menuju praktik kedokteran yang bertanggung jawab dan mandiri. Dalam proses ini, mereka secara bertahap mengambil alih tanggung jawab dalam perawatan pasien. Pengakuan kembali sebagai Rumah Sakit Pendidikan Akademik menegaskan kualitas tinggi pendidikan kami dan dedikasi besar dari semua rekan yang terlibat,” tegas Priv.-Doz. Dr. med. Oliver Koeth.

Selain pendidikan mahasiswa, kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Mainz juga sangat penting dalam bidang penelitian dan pelayanan kesehatan. Khususnya dalam rangka studi klinis, GPR Klinikum dikelola baik sebagai pusat studi mandiri maupun sebagai perluasan dari pusat studi Fakultas Kedokteran Universitas Mainz dalam proyek-proyek penelitian. Kerja sama yang sudah ada juga akan terus dikembangkan.

“Kami sangat senang dan bangga telah menandatangani perjanjian kembali dengan Universitas Johannes Gutenberg Mainz yang terkemuka, yang memastikan status kami sebagai Rumah Sakit Pendidikan Akademik. Hal ini menegaskan kualitas tinggi pelayanan medis di GPR Klinikum serta dedikasi dan kompetensi para dokter kami dalam mendidik generasi muda tenaga medis,” jelas Direktur Utama GPR, Achim Neyer.