Praktik untuk gastroenterologi
Bidang gastroenterologi berfokus pada diagnosis dan pengobatan penyakit pada organ-organ perut, seperti lambung, usus, hati, kantung empedu, dan pankreas.
Titik fokus perawatan
Contoh penyakit antara lain:
- Kolitis ulserativa dan penyakit Crohn: Konsultasi, semua terapi baru yang disetujui seperti terapi biologis dengan pemantauan (infus dan suntikan subkutan)
- USG usus, endoskopi (tim perawatan ASV CED)
- Hepatitis C (konsultasi dengan terapi berbasis DAA, bebas interferon)
- Hepatitis B
- Hepatitis autoimun
Penyakit metabolik hati
Diagnosis dilakukan dengan:
- Pemeriksaan laboratorium
- Tes pernapasan (H2-laktosa, fruktosa, glukosa)
- Pungsi yang dipandu sonografi
- Sonografi, sonografi Doppler warna
- Sonografi dengan zat kontras
- Biopsi hati dan pungsi yang dipandu ultrasonografi
- Gastroskopi, termasuk dilatasi stenosis dan ligasi varises, serta pengangkatan polip
- Kolonoskopi
Diskusi indikasi untuk endosonografi dan ERCP
Jam konsultasi
Sesuai janji
Perawatan rawat jalan spesialis (ASV) untuk penyakit radang usus kronis
Penyakit radang usus kronis (CED), yang mencakup penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, terjadi dengan frekuensi yang cukup tinggi di Jerman. Berdasarkan data epidemiologi terkini, prevalensi IBD di Jerman mencapai sekitar 0,3–0,5% dari populasi. Hal ini berarti bahwa antara 250.000 dan 400.000 orang di Jerman menderita salah satu dari penyakit ini.
GPR Klinikum memiliki izin untuk memberikan perawatan spesialis rawat jalan (ASV). Dengan demikian, pasien IBD dapat terus ditangani oleh para dokter spesialis GPR Klinikum setelah keluar dari rawat inap. Penyakit-penyakit ini seringkali memerlukan perawatan intensif dan spesialis untuk meningkatkan kepuasan dan kualitas hidup pasien serta mencegah komplikasi.
Kepemimpinan tim ASV dipegang oleh Dr. Berthold Fitzen, dokter spesialis senior di Klinik Medis I. Mulai saat ini, beliau didukung oleh Dr. Alexander Lehners, dokter spesialis di Klinik Medis I. Keduanya membawa pengalaman yang luas di bidang gastroenterologi dan dengan demikian memastikan perawatan yang kompeten dan holistik bagi pasien.
ASV merupakan layanan khusus bagi pasien dengan penyakit langka atau kompleks tertentu, dengan tujuan meningkatkan kualitas perawatan mereka. Untuk itu, tenaga medis dari klinik serta dokter praktik swasta dapat bekerja sama lintas sektor dalam tim interdisipliner guna menangani perawatan pasien yang bersangkutan secara bersama-sama dan terkoordinasi.
Keuntungan khusus bagi pasien adalah konferensi kasus IBD yang diadakan secara rutin. Dalam konferensi ini, riwayat medis yang kompleks dibahas secara interdisipliner bersama semua mitra perawatan – termasuk hasil pencitraan yang tersedia. Dengan demikian, pasien mendapatkan manfaat karena situasi mereka ditinjau secara cermat oleh berbagai ahli. Berdasarkan perkembangan dan rekomendasi terbaru, kemudian disusun usulan terapi individual yang disesuaikan secara tepat dengan kebutuhan mereka.
“Bagaimana cara saya mendapatkan akses ke ASV?”



